FIELD NOTES / PKM-PM 2026 ARSIP RESMI TERVERIFIKASI

Setiap Perubahan Punya Cerita.

Catatan perjalanan kami dalam belajar, bertumbuh, dan bergerak bersama masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat.

Program PKM-PM Kenali dan Pahami Bahaya Kekereasan Seksual
Mitra Sasaran CONTOH
Lokasi Kegiatan CONTOH
Tahun Pelaksanaan CONTOH
PKM-PM DIKTI 2026
Musyawarah perdana bersama warga di Balai Dusun

CONTOH

Survei pekarangan tanaman obat keluarga bersama ibu KWT

CONTOH

Diskusi hangat bersama anggota KWT ditemani teh sereh

CONTOH

"Langkah awal yang penuh senyum & harapan"
LATAR BELAKANG & TUJUAN

Semua Berawal dari Kepedulian.

Kisah tentang bagaimana sebuah keresahan sederhana bertransformasi menjadi ikhtiar nyata memberdayakan potensi lokal bersama warga.

Dusun Sukamaju dianugerahi tanah subur dan kearifan masyarakat dalam merawat aneka tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe merah, kunyit, sereh wangi, dan temulawak. Namun selama bertahun-tahun, hasil panen melimpah tersebut lebih sering dijual mentah dengan harga rendah atau membusuk saat panen raya tiba.

Melalui dialog tatap muka dan pengamatan partisipatif, kami mendapati bahwa Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati memiliki kerinduan besar untuk mengolah hasil kebun mereka menjadi produk bernilai tambah. Kendala utamanya adalah keterbatasan peralatan higienis, ketiadaan standardisasi kemasan kedap udara, serta belum adanya pemahaman tentang pemasaran digital.

Kebutuhan Riil Masyarakat & Rumusan Masalah

  • ❖ Ketahanan Produk: Olahan herbal basah tradisional hanya bertahan 2–3 hari tanpa pengawet higienis.
  • ❖ Identitas & Kemasan: Produk belum memiliki merek dagang, informasi nilai gizi, dan izin edar yang layak.
  • ❖ Akses Pasar: Penjualan masih bergantung pada pembeli keliling dusun, belum menyentuh ekosistem online.

Solusi Partisipatif yang Kami Tawarkan

Kami tidak hadir untuk mendikte, melainkan mendampingi secara bertahap melalui metode participatory action learning:

  • ✔ Pelatihan teknik dehidrasi dan perajangan higienis menggunakan alat peniris dan pengering sederhana ramah energi.
  • ✔ Pendampingan desain identitas visual kemasan ramah lingkungan dan legalitas izin P-IRT.
  • ✔ Lokakarya literasi digital: pembuatan profil media sosial dan toko daring berbasis komunitas.

Data Administrasi & Ringkasan Pelaksanaan

DITJEN DIKTIRISTEK RI
Nama Program

Kenali Dan Pahami & Bahaya Kekerasan Seksual

Skema Pendanaan

PKM-PM (Pengabdian kepada Masyarakat)

Tahun Anggaran

2026

Perguruan Tinggi

Universitas Pamulang

Dosen Pendamping

DOSEN

Ketua Pelaksana

CONTOH

Jumlah Anggota

9 Mahasiswa Lintas Disiplin

Mitra Komunitas

CONTOH

Lokasi Pengabdian

CONTOH

KRONOLOGI & TAHAPAN

Langkah Demi Langkah di Lapangan

Dari gagasan di ruang kuliah hingga kehangatan di serambi warga. Setiap tahapan menyimpan cerita perjuangan dan pembelajaran berharga.

01
TAHAP 01 Mei – Juni 2024

The Beginning: Ide Awal & Identifikasi Masalah

Diawali dengan diskusi keprihatinan tentang komoditas TOGA pekarangan yang kurang termanfaatkan. Tim melakukan survei pendahuluan, sowan kepada Kepala Dusun Sukamaju, dan bersilaturahmi santai dengan pengurus KWT Melati untuk menyerap aspirasi murni mereka.

Pertemuan awal dan silaturahmi dengan warga

Sowan perdana & menyelaraskan persepsi

02
TAHAP 02 Juli 2024

Research & Preparation: Pemetaan Potensi & Koordinasi

Inventarisasi 14 jenis tanaman obat keluarga di pekarangan warga. Bersama mitra, disepakati fokus pada dua komoditas unggulan: Jahe Merah dan Sereh Wangi. Tim merancang kurikulum pelatihan yang praktis, ramah pemula, dan tidak membebani rutinitas harian ibu-ibu.

Praktik pengenalan alat perajang dan peniris herbal

Uji coba alat perajang semi-manual

03
TAHAP 03 Agustus 2024

Planning & Co-Design: Perancangan Modul & Kemasan

Mengadakan lokakarya bersama anggota KWT untuk menentukan nama merek, bentuk kemasan, dan palet warna produk. Warga memilih nama "Sari Herbal Melati Sukamaju" dengan nuansa alami. Tim menyusun buku modul bergambar dengan huruf berukuran besar agar nyaman dibaca.

Lokakarya perancangan desain label produk

Ibu-ibu memilih warna label favorit

04
TAHAP 04 Agustus – September 2024

Fieldwork: Pelatihan Produksi & Literasi Digital

Puncak pelaksanaan program pengabdian! Terdiri atas 6 sesi tatap muka: sanitasi pengolahan pangan, teknik ekstraksi kristalisasi gula alami jahe merah, pengemasan segel vakum, dan simulasi penerimaan pesanan daring via WhatsApp Business dan platform pasar digital.

Pelatihan literasi digital dan pembuatan etalase online

Belajar foto produk dengan pencahayaan alami

05
TAHAP 05 Pertengahan September 2024

Learning Through Challenges: Dinamika & Solusi

Saat pelatihan sesi 4, terjadi pemadaman listrik total di kecamatan akibat perbaikan jaringan. Kegiatan sempat terhambat, namun warga dengan sigap membuka pintu serambi rumah warga yang terang dan membawa lampu baterai. Tim belajar pentingnya fleksibilitas metode di lapangan.

Gelar karya mini dan pencicipan produk olahan bersama warga

Pencicipan rasa wedang jahe sereh

06
TAHAP 06 Oktober 2024

Results & Evaluation: Pengukuran Dampak & Serah Terima

Uji daya simpan produk membuktikan serbuk jahe instan tahan 6 bulan dalam kemasan ziplock aluminium foil. Diselenggarakan musyawarah penutupan, serah terima alat pengering dan sealer kepada ketua KWT Melati, serta penyusunan jadwal piket produksi mandiri warga.

Serah terima sarana produksi dan penandatanganan berita acara

Serah terima alat kepada Ketua KWT Melati

JURNAL REFLEKSI PRIBADI

Catatan Kecil dari Lapangan

Kutipan jujur dari buku saku harian kami — cerita manusiawi yang tak sempat tertulis di dalam lembar laporan formal akademik.

16 Juli 2024 • CATATAN #01

Hal yang Tidak Kami Duga

"Kami datang dengan laptop dan proyektor, mengira presentasi PowerPoint adalah cara terbaik. Nyatanya, obrolan paling berharga justru terjadi di lantai ubin balai dusun beralas tikar, sambil menyeruput kopi tubruk dan mengupas ubi rebus bersama warga."

— Danil (Ketua Tim) REFLEKSI AWAL
24 Agustus 2024 • CATATAN #02

Momen yang Paling Kami Ingat

"Ketika Bu Maryatun pertama kali memegang kemasan serbuk jahe dengan stiker bertuliskan nama kelompoknya. Beliau memandanginya lama sekali, lalu berbisik pelan dengan mata berbinar: 'Mas, produk kami sekarang pantas masuk toko ya?' Momen itu tak ternilai harganya."

— Siti (Formulasi) PEMBERDAYAAN
06 September 2024 • CATATAN #03

Apa yang Kami Pelajari

"Mendengarkan jauh lebih bernilai daripada mengajari. Warga desa bukanlah 'objek yang perlu dikasihani', melainkan guru kehidupan yang memiliki ketahanan luar biasa. Kami yang belajar dari ketekunan mereka, bukan sebaliknya."

— Budi (Pemasaran) KERENDAHAN HATI
15 September 2024 • CATATAN #04

Tantangan Selama Kegiatan

"Hujan lebat mengguyur lereng Merapi saat jadwal pelatihan foto produk. Jaringan internet sempat hilang total. Namun pemuda Karang Taruna berinisiatif memanjat pohon mencari sinyal, dan ibu-ibu tetap antusias merapikan produk di meja. Gotong royong mengalahkan segala kendala."

— Aisyah (Dokumentasi) DINAMIKA LAPANGAN
02 Oktober 2024 • CATATAN #05

Catatan Setelah Bertemu Mitra

"Program PKM-PM ini memiliki batas waktu administrasi, namun ikatan kekeluargaan dengan warga Dusun Sukamaju tidak akan pernah selesai. Senyum hangat mereka adalah kompas bagi kami untuk terus mengabdi di manapun kami berada."

— Rizky (Produksi) KOMITMEN DIRI
PROFIL TIM PELAKSANA

Orang-Orang di Balik Perjalanan Ini

Sinergi lima mahasiswa lintas disiplin ilmu dan satu dosen pendamping dengan satu komitmen tulus: berdaya bersama masyarakat.

Potret Danil Pratama
KETUA PELAKSANA

Contoh

HUKUM

"Menghubungkan sains dengan kearifan tanah petani"

Potret Siti Rahmawati
ANGGOTA TIM

CONTOH

HUKUM

"Menjamin racikan herbal higienis dan berkhasiat"

Potret Budi Santoso
ANGGOTA TIM

CONTOH

HUKUM

"Membangun rantai nilai dan literasi pasar warga"

Potret Aisyah Putri
ANGGOTA TIM

CONTOH

HUKUM

"Merajut cerita visual kemasan yang berjiwa lokal"

Potret Rizky Firmansyah
ANGGOTA TIM

CONTOH

HUKUM

"Mengatur efisiensi alur kerja dan ergonomi alat"

Potret Dosen Pendamping
DOSEN PENDAMPING

CONTOH

CONTOH

"Membimbing metodologi & integritas pengabdian"

MITRA SASARAN UTAMA

Sahabat Seperjalanan: KWT Melati

Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati berdiri sejak tahun 2017 di Dusun Sukamaju, Desa Girikerto, lereng selatan Gunung Merapi. Beranggotakan 25 orang ibu rumah tangga dan petani wanita tangguh, kelompok ini aktif mengelola pekarangan kolektif serta kebun dasawisma.

Kerjasama kami bukan hubungan antara penyuluh dan objek binaan, melainkan persahabatan yang saling melengkapi. Ibu-ibu KWT mengajarkan kami tentang kearifan merawat tanah dan menghargai ritme alam, sementara kami menyumbangkan pengetahuan teknologi higienis dan kanal pemasaran modern.

"Kami merasa sangat dihargai karena adik-adik mahasiswa mau duduk bersama di lantai balai dusun, mendengarkan keluhan kami tentang hasil panen yang sering membusuk. Sekarang kami bangga, produk jahe kami berlabel cantik dan dipesan banyak orang."

— Ibu Maryatun, Ketua KWT Melati Dusun Sukamaju
Potret kebersamaan pengurus KWT Melati dan mahasiswa PKM

Ibu-ibu pengurus KWT Melati & hasil olahan herbal

EVALUASI & CAPAIAN NYATA

Jejak yang Kami Tinggalkan

Bukan sekadar angka statistik, melainkan perubahan kemandirian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat mitra.

CAPAIAN TERVERIFIKASI #01

8 Sesi Pelatihan Terpadu

Tuntas diselenggarakan mencakup modul sanitasi pangan, perajangan rimpang, pengemasan vakum, dan pengelolaan buku kas kelompok secara transparan.

CAPAIAN TERVERIFIKASI #02

25 Anggota Aktif Terlatih

100% peserta aktif menguasai standar operasional prosedur (SOP) pembuatan serbuk jahe instan dan teh celup sereh wangi secara mandiri.

CAPAIAN TERVERIFIKASI #03

2 Produk Unggulan Tervalidasi

"Sari Jahe Instan Sukamaju" & "Teh Celup Herbal Sereh Wangi" lengkap dengan kemasan kedap udara, nomor uji organoleptik, dan izin P-IRT dalam proses.

CAPAIAN TERVERIFIKASI #04

1 Sentra Produksi Mini

Dukungan alat peniris sentrifugal, sealer impulse elektrik, dan rak pengering higienis diserahterimakan sebagai aset produktif tetap milik KWT Melati.

Rencana Keberlanjutan Program (Sustainability)

  • Pembentukan Tim Pengawas Mutu internal beranggotakan 3 ibu pengurus inti KWT.
  • Kolaborasi penyediaan bahan baku TOGA dengan ibu-ibu dasawisma di 4 RT se-Dusun.
  • Integrasi produk dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Girikerto sebagai pemasok oleh-oleh khas wisata desa.
  • Pendampingan berkala melalui skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan program lanjutan pengabdian universitas.

Pembelajaran & Refleksi Tim

  • Pemberdayaan sejati membutuhkan kesabaran dan empati mendalam terhadap ritme keseharian warga.
  • Teknologi tepat guna harus mudah dirawat menggunakan suku cadang lokal yang terjangkau.
  • Kepercayaan (trust) adalah modal sosial terbesar dalam keberhasilan program pengabdian masyarakat.
  • Keterbukaan menerima kritik dari warga membuat modul pelatihan berkembang menjadi jauh lebih aplikatif.
ARSIP DOKUMEN RESMI

Catatan, Bukti, dan Laporan Perjalanan

Sebagai wujud akuntabilitas ilmiah dan transparansi program pengabdian kepada publik dan Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek RI.

PDF TERSEDIA

Proposal PKM-PM 2024

Dokumen usulan lengkap rencana pengabdian, analisis situasi mitra, justifikasi anggaran, dan jadwal kerja yang didanai Diktiristek.

PDF TERSEDIA

Laporan Kemajuan PKM-PM

Rekam capaian 75% realisasi tahapan di lapangan, penggunaan anggaran, evaluasi perantara, dan dokumentasi interaksi dengan mitra.

PDF TERSEDIA

Laporan Akhir Lengkap

Laporan komprehensif pertanggungjawaban program: capaian luaran wajib, luaran tambahan, neraca keuangan, dan rekomendasi keberlanjutan.

PANDUAN TERSEDIA

Buku Saku SOP Olahan Herbal

Modul bergambar langkah demi langkah pembuatan ekstrak dan pengemasan higienis yang diserahkan sebagai pegangan warga.

ARTIKEL DALAM TELAAH

Naskah Publikasi Ilmiah

Manuskrip artikel ilmiah pengabdian kepada masyarakat untuk disubmit ke jurnal nasional terakreditasi SINTA.

LEGALITAS TERSEDIA

Berita Acara Serah Terima Sarana

Dokumen resmi bukti penyerahan sarana produksi dan peralatan pengolahan pangan dari universitas kepada KWT Melati.

Foto bersama keluarga besar tim PKM dan masyarakat Dusun Sukamaju

Keluarga besar Tim PKM-PM bersama warga Dusun Sukamaju • Oktober 2024

Bukan Sekadar Program, tetapi Sebuah Perjalanan.

Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh warga Dusun Sukamaju, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Melati, yang telah membuka pintu rumah dan hati mereka dengan penuh ketulusan. Pengabdian ini mengajari kami bahwa ilmu di bangku kuliah baru menemukan maknanya ketika ia mampu menyentuh dan meringankan beban sesama.

"Matur nuwun sanget, mugi-mugi paseduluran punika lestari salaminya."